SMA N 16 Semarang pada hari Selasa 10 Mei sampai Rabu 11 Mei 2022 mengadakan wokshop Implementasi kurikulum merdeka. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru pada dunia pendidikan, menurut BSNP kurikulum ini mengacu pada pendekatan bakat dan minat dimana siswa dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai dengan bakat dan minatnya. Kurikulum ini adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Workshop IKM yang dilaksanakan di SMA N 16 bertujuan mempersiapkan para guru untuk menghadapi kurikulum merdeka, dimana kurikulum ini akan dijadikan kurikulum nasional pada tahun ajaran baru mendatang. Pada pelaksanaanya workshop di SMA N 16 menghadirkan 2 narasumber dari bidang pendidikan yaitu narasumber pertama Bapak Slamet Panca Mulyadi, S.Pd, M.Pd selaku pengawas SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Narasumber kedua Ibu DR. Titi Priyatiningsih, M.Pd selaku Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Kemdikbud.

Pelaksanan Workshop IKM di SMA N 16 semarang pada hari pertama dibuka dengan penuh semangat oleh Kepala Sekolah yaitu Ibu Sri Wahyuni, S.Pd, MPd. Pada pembukaan ini beliau mengatakan bahwa pelaksanan workshop ini diharapkan mampu memberi pengetahuan yang lebih terhadap bapak ibu guru dalam menghadapi kurikulum merdeka pada tahun ajaran baru mendatang, sehingga dalam pelaksanaanya nanti bisa mengoptimalkan pembelajaran kepada peserta didik menggunakan kurikulum baru.

Setelah pembukaan, workshop dilanjutkan dengan sosialisasi kurikulum merdeka oleh Bapak slamet Panca Mulyadi, S.Pd, M.Pd. pada sosialisasi ini beliau menjelaskan lebih lanjut mengenai kurikulum merdeka, serta memberikan gambaran bagaimana kurikulum merdeka ini diterapkan serta instrument instrument pembelajaran yang harus disiapkan untuk menyongsong kurikulum merdeka. Di akhir paparan beliau, berpesan bahwa guru guru SMA N 16 semarang untuk selalu aktif dan mencari berbagai sumber tentang kurikulum merdeka. Menurut beliau SMA N 16 dianggap mampu dan bisa melaksanakan kurikulum ini.

Sosialisasi IKM selanjutnya oleh narasumber ke dua yaitu Ibu DR. Titi Priyatiningsih M.Pd. Untuk memberikan semangat pada bapak ibu guru peserta IKM beliau membuat slogan yaitu “ Guru hebat semua” dan ketika ditanya untuk apa datang kesini maka Jawabanya“ bersenang senang “. Dengan slogan ini diharapkan mampu menambah semangat para peserta workshop.  Dalam sosialisasi ini beliau menjelaskan secara detail tentang kurikulum merdeka, yaitu antara lain Implementasi Kurikulum merdeka, Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah, Penyusunan Tujuan Pembelajaran, dan Alur tujuan Pembelajaran, serta profil pelajar pancasila. Sosialisasi ini diberikan selama 2 hari mengingat waktu yang tidak memenuhi.

Workshop ditutup dengan sesi Tanya jawab oleh para guru yang belum mengerti tentang kurikulum merdeka. Pada akhir sesi Bu Titi Priyatiningsih memberikan refleksi tentang pelaksanaan workshop yaitu berisi tentang sejauh mana pemahaman tentang kurikulum merdeka.

Penulis : Reni Dwi Wardani, S.Pd