Oleh: Yunik Ekowati, S. Pd, M.Pd

Berdasarkan rapat dinas pada hari kamis, 27 Januari 2022 bertempat di laboratorium Kimia bahwa salah satu dalam pembahasannya berkaitan dengan ujian praktik. Ujian praktik di SMA Negeri 16 di masa pandemi, akan terlaksana berbeda dengan ujian praktik di masa sebelum pandemi. Menyikapi kondisi yang begitu sulit dan kendala yang dihadapi pada masa pandemic. Hasil kesepakatan rapat sekolah memutuskan ujian praktek dilaksanakan sesuai dengan program GSM (Gerakan Sekolah Menyenangkan) yaitu Ujian Praktik Kolaborasi antar Mapel.

Ujian praktik kolaborasi merupakan gabungan antar beberapa mata pelajaran, disesuaikan dengan KD dan materi dasar masing-masing mapel. Dengan tujuan tidak memberatkan peseta didik, tetapi memberi rasa senang dan enjoy dalam melaksanakan ujian praktik. Ujian seperti ini telah berlangsung tiga kai ini.

Ujian praktek kolaboratif dimulai hari Senin, 14 dan berakhir 21 Februari 2022. Di hari pertama terlihat peserta didik sangat antusias mengikuti ujian praktik. Ujian dilaksanakan secara virtual menggunakan aplikasi Googlemeet dan juga disiarkan live melalui kanal youtube SMAN 16 Semarang. Mata pelajaran yang tergabung dalam kolaborasi terbagi menjadi dua kelompok yaitu: kelompok Seni Budaya berkolaborasi dengan mapel Bahasa Jawa, Biologi dan Bahasa Jepang dan mapel kimia berkolaborasi dengan bahasa inggris, bahasa Indonesia dan PKWU. Dalam ujian praktik pagelaran seni fokus pada dua bidang seni; seni tari dan seni musik atau vokal. Adapun kriteria yang dinilai dalam mapel Seni Budaya cabang Tari adalah synopsis karya, wiraga, wirama, wirasa, wirupa. Untuk seni Musik atau vokal penilaian fokus pada: penguasaan lagu, artikulasi, intonasi, penampilan.

Penilaian di mapel biologi fokus pada menghitung jumlah denyut nadi sebelum dan sesudah melakukan pagelaran seni, menjelaskan otot gerak yang digunakan saat tampil atau pentas. Mapel bahasa jawa penialaiannya ialah membuat iklan pagelaran seni, berupa portofolio, menyampaikan pembukaan dan penutup saat akan tampil, menyampaikan isi synopsis karya dengan bahasa jawa. Pada mapel bahasa jepang penilaiannya ialah tulisan synopsis menggunakan huruf jepang dan cara memperkenalkan diri menggunakan bahasa jepang.  

Pelaksanaan Ujian praktik Kolaborasi di mulai pukul 08.00-selesai. Urutan tampil dimulai dari nomor absen 1-5, kemudian begitu seterusnya kebawah sesuai nomor urut presesnsi. Jika ada peserta didik yang belum siap atau kendala dengan singnal, maka akan dilewati pada nomor berikutnya, untuk menghemat waktu dan kuota anak-anak. Waktu tampil satu anak membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Bagi peserta didik yang sudah selesai tampil, diperbolehkan left atau bisa keluar dari meet. Begitu sebaliknya jika nomor urutan dibawah, bisa mengikuti sesuai dengan perkiraan waktu, supaya menghemat kuota. Saat ujian berlangsung, untuk penguji tidak ada istirahat atau isoma, karena mempertimbangkan suasana dan psikologis anak yang sudah siap dan sangat menunggu dengan persiapan maksimal.

Persiapan siswa sebelum tampil ujian praktek kolaborasi

Ujian praktek kolaborasi berlangsung sangat seru dan meriah. Meskipun pelaksanaan Ujian praktik Kolaborasi dilaksanakan secara virtual akan tetapi peserta didik sangat antusias. Hal itu tampak pada tampilan dari masing-masing anak menggunakan kostum dan property yang mendukung sekali. Contohnya pada penampil, menyanyi dengan ganre lagu Campursari,sambil memainkan girat akustik, dengan mengenakan kostum beskap lengkap dengan blangkon, atau penutup kepala khas daerah Jawa Tengah.

Semoga pelaksanaan Ujian praktik Kolaborasi seperti ini, bisa menginspirasi sekolah lain. Supaya lebih memberi kesan nyaman, menyenangkan, kreatif, tidak membebani peserta didik dan serta mengembangkan inovasi siswa. Selamat berkarya. Salam Berkreasi “Berkolaborasi, religi dan seni”.