Setiap tumbuhnya suatu peradaban dalam sejarah kita, kontribusi terbesar bukanlah dari berapa banyak jumlah anggota, tetapi bagaimana cara mewadahi bakat dan minat dari beranekaragam potensi. Khususnya didunia pendidikan, yaitu SMA Negeri 16 Semarang. Kegiatan Ekstrakurikuler merupakan salah satu wadah yang menampung, mewadahi sekaligus mengeksplor berbagai bakat dan minat peserta didik.

Semenjak masa pandemi dua tahun lebih, tidak bisa melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dengan baik. Berdasarkan Surat Edaran Sekretariat Daerah Pemerintah Propinsi Jawa Tengah Nomor: 420/0017562 tanggal 29 Desember 2021 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022 di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Maka di minggu kedua Januari 2022, mulai dilaksanakan kegiatan ekstra tentunya harus mematuhi prokes ketat.

Di SMA Negeri 16 Semarang ada dua puluh jenis Ekstrakurikuler. Pelaksanaan atau jenis ekstra didasarkan latar belakang dan potensi sekolah dan siswa, yaitu diantaranya: 1 Pramuka, 2 Paskibra, 3 Tari, 4 Rohis, 5 PKWU, 6 Paduan Suara, 7 Desaign Grafis, 8 Sinematografi, 9 PLH, 10 KIR, 11 Nihango Kurabu, 12 PMR, 13 Bola Volly, 14 English Club, 15 Musik, 16 Pencak Silat, 17 Jurnalistik, 18 Karawitan, 19 KIR, 20 Hand Ball.

Sebagai langkah awal dari program Kesiswaan dalam koordinasi Ekstrakurikuler periode 2022 ialah Koordinasi dan Rapat Pembina Ekstrakurikuler. Pada kesempatan ini koordinasi bertujuan untuk lebih bisa memantau, mengetahui dan memperjelas program kerja Ekstrakurkuler setahun ke depan. Setelah terlaksananya rapat Koordinasi, masing-masing pembina Ekstra melaporkan membuat laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban yang telah disepakati.

Adapun Pembina ekstra berasal dari guru, karyawan dan alumi serta tenaga profesional di bidangnya. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya program dari Kesiswaan. Semoga kedepan pandemi segera usai, kita bisa kembali normal secara utuh dan lebih bisa berkreasi lagi.