PERTEMUAN Tatap Muka (PTM) masih menjadi perhatian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diharapkan bisa dilaksanakan setiap sekolah Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 yang dilakukan pemerintah dalam sebulan terakhir menunjukkan hasil yang signifikan. Sejumlah daerah kasus positifnya COVID-19 menurun. Karena itu, pada perpanjangan PPKM 24-30 Agustus 2021, sejumlah daerah yang semula berstatus Level 4 turun menjadi Level 3. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan sekolah boleh melakukan tatap muka jika sudah masuk level PPKM 1 sampai 3.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Propinsi Jawa Tengah Nomor : 421/2820 Tentang Penetapan Sekolah Pelaksana Simulasi PTM Dan Pelaksana PTM Terbatas, SMA Negeri 16 Semarang memenuhi sayarat untuk menyelenggarakan Kegiatan simulasi PTM dimulai tanggal 6 sampai 13 September 2021. Berdasarkan Surat Edaran yang di keluarkan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 16 Semarang Nomor: 005/0847/2021 dijabarkan teknis pelaksanaan, jam pelaksanaan dan jadwal khusus simulasi PTM. Peserta didik dari kelas X, XI, dan XII harus mengikuti teknis pelaksanaan kegiatan simulasi PTM. Adapun teknis pelaksanaan kegiatan simulasi PTM di SMA Negeri 16 Semarang sebagai berikut:

  1. Pada hari Senin, Selasa, dan Rabu tanggal 6,7 dan 8 September 2021 siswa  nomor absensi 1 sampai dengan 18 melaksanakan simulasi PTM di sekolah sedangkan siswa   nomor absensi 19 sampai  dengan 36 melaksanakan KBM secara daring di rumah masing –masing.
  2. Pada hari Kamis,Jumat, dan Senin tanggal 9,10 dan 13 September 2021 siswa  nomor absensi 19 sampai 36 melaksanakan simulasi PTM di sekolah sedangkan siswa nomor absensi 1 sampai 18 melaksanakan KBM secara daring di rumah masing –masing.
  3. Siswa yang melaksanakan simulasi PTM pada point a dan b adalah siswa dari kelas yang sudah terjadwalkan melaksanakan kegiatan simulasi PTM pada hari tersebut, sementara untuk kelas yang tidak mendapatkan jadwal simulasi PTM pada  hari  pelaksanaan PTM tersebut tetap melaksanakan KBM secara daring sesuai dengan  jadwal KBM yang sudah berlangsung sebelumnya.

Setelah teknis pelaksanaan kegiatan simulasi PTM di SMA Negeri 16 Semarang dijelaskan pada paragraph diatas, pengaturan jam simulasi PTM juga tidak lupa di jelaskan. Adapun pembagian jam pelaksanaan sumulasi PTM sebagai berikut:

  1. Pukul 07.45 Siswa masuk kelas, Berdoa,Asmaul Husna/Persekutuan Doa, Lagu Indonesia Raya
  2. Jam Ke-1 – 2 (08.00 WIB – 09.00 WIB)
  3. Jam Ke-3 –  4 ( 09.00 WIB – 10.00 WIB)
  4. Pukul 10.00 WIB  Siswa dipulangkan.

Sebelum peserta didik bisa mengikuti kegiatan simulasi PTM ada syarat yang harus dipenuhi antara lain sebagai berikut:

  1. Sehat jasmani dan rohani
  2. Mendapat ijin dari orang tua serta Telah mengisi  dan mengupload ijin dari orang tua untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka
  3. Sudah sarapan di rumah sebelum berangkat ke sekolah
  4. Membawa bekal makan dan minum sendiri dari rumah
  5. Disiplin protocol kessehatan
  6. Berdomisili tidak jauh dari sekolah(wilayah  Kecamatan Mijen dan Ngalian)
  7. Siswa yang memiliki keluhan kesehatan tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan tatap muka
  8. Jika ada siswa di sekolah yang memiliki keluhan sakit maka langsung dikomunikasikan dengan puskesmas/ orang tua untuk dijemput/ pulang.

Dalam pelaksanaan nya, siswa datang ke sekolah jalan kaki, memakai kendaraan sendiri atau diantar oleh orang tua, tidak boleh berboncengan dengan teman atau pun naik kendaraan umum. Pada saat memasuki pintu gerbang sekolah, peserta didik langsung di screening suhu badan oleh petugas. Setelah screening suhu badan persta didik harus mencuci tangan sebelum berjalan ke dalam kelas. Setiap sudut sekolah sudah di berikan petunjuk arah agar tidak bersinggungan secara langsung. Bagi peserta didik yang membawa kendaraan sendiri, ketika memasuki pintu gerbang sekolah, peserta didik juga di screening suhu badan oleh petugas lalu diarah kan setempat parker yang sudah dibagi setiap kelasnya. Sama seperti peserta didik yang berjalan kaki ataupun diantar oleh orang tua, yang menggunakan kendaraan sendiri juga mencucu tangan setelah memarkirkan kendaraan dan lanjut ke kelas.

Setelah peserta didik masuk kelas masing-masing sesuai dengan jadwal yang beredar. Tempat duduk susah diatus sejumlah peserta didik yang berangkat dan dilengkapi hand sanitizer, masker baru, dan banner protocol kesehatan. Selama pembelajaran guru tidak bersinggungan dengan peserta didik dan juga peserta didik tidak meminjam peralatan sekolah seperti bolpoint, pensil dan lain-lain. Sehabis mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik dipersilahkan pulang dengan mengikuti instruksi dari suara yang disiarkan dari speaker kelas. Urutan instruksi nya yaitu dari kelas X lalu XI dan terakhir kelas XII. Ketika berjalan keluar dari kelas guru melakukan screening suhu badan peserta, lalu mencuci tangan untuk keluar dari gerbang sekolah. Bagi peserta didik yang menggunakan kendaraan sendiri juga mencucui tangan sebelum menuju parkiran dan bergantian keluar dari gerbang sekolah.

Ikuti kami di: