Semarang, 7 Mei 2026 - Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti SMA Negeri 16 Semarang pada Kamis pagi ini. Tepat pukul 08.30 WIB, sekolah menggelar seremoni pelepasan siswa-siswi Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026. Mengusung tema "Wasana Warsa", acara ini menjadi simbol titik akhir masa berseragam putih abu-abu sekaligus gerbang awal menuju impian yang lebih tinggi.
Perhelatan ini dihadiri oleh seluruh orang tua siswa kelas XII, jajaran guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS), Komite Sekolah, perwakilan Kelurahan Ngadirgo, serta Babinsa Kamtibmas Mijen.

Acara dibuka dengan prosesi cucu lampah yang bertugas "mencari jalan" atau menuntun langkah para wisudawan dan wisudawati. Di belakangnya, menyusul barisan Paskibra yang gagah, Kepala Sekolah, jajaran Wakil Kepala Sekolah, Bapak/Ibu guru, serta staf administrasi. Barisan panjang ini ditutup dengan kehadiran para bintang utama hari ini, yakni siswa-siswi kelas XII-1 hingga XII-6 yang berjalan anggun dan gagah menuju tribun utama.
Setibanya di lokasi, para tamu undangan disuguhi penampilan memukau Tari Gado-Gado Semarang. Setelah doa pembuka dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, suasana menjadi lebih khidmat saat memasuki sesi sambutan.
Kepala SMA Negeri 16 Semarang, Bapak Tarisno, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya memberikan empat pesan kunci yang mendalam bagi para lulusan:
1. Menjaga Nama Baik Almamater: Mengingat SMA Negeri 16 Semarang adalah "rumah" yang telah membesarkan mereka.
2. Berbakti kepada Orang Tua: Senantiasa menjaga nama baik serta membahagiakan bapak dan ibu masing-masing.
3. Fokus Masa Depan: Menetapkan target studi lanjut, memanjatkan doa untuk hasil UTBK yang maksimal, serta bagi yang bekerja agar tetap semangat menata masa depan.
4. Harapan Kesuksesan: Doa terbaik agar seluruh putra-putri SMA Negeri 16 Semarang sukses di masa mendatang.
Bapak Tarisno juga menutup sambutannya dengan dua pantun yang disambut tepuk tangan meriah:
"Bunga mawar merah warnanya, tumbuh subur di pekarangan. Sampai jumpa anak-anakku tercinta, semoga sukses di masa depan."
"Pergi ke pasar membeli duku, jangan lupa sore hari memancing. Selamat tinggal anak-anakku, dan selamat mengejar impian."

Acara dilanjutkan dengan sambutan Komite Sekolah serta pemberian penghargaan bagi tiga lulusan terbaik Tahun Pelajaran 2025-2026, serta penghargaan bagi siswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Kemeriahan bertambah dengan penampilan merdu dari Nayla Sifa (X-6) dan Putri Soka (XI-2). Selain itu, sesi foto bersama dilakukan bagi siswa-siswi yang telah berhasil lolos seleksi SNBP 2026. Pihak sekolah pun mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan siswa lainnya yang masih berjuang di jalur SNBT maupun yang memutuskan untuk langsung memasuki dunia kerja.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan hasil belajar siswa satu per satu. Bapak Kepala Sekolah didampingi wali kelas masing-masing menyerahkan hasil studi tersebut mulai dari kelas XII-1 hingga XII-6.
Momen haru memuncak saat penyerahan kembali peserta didik kepada orang tua, menandai resminya mereka menjadi alumni. Kesan dan pesan disampaikan oleh perwakilan orang tua, serta perwakilan siswa yang diwakili oleh Intan (XII-6) dan Bening (XII-2). Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas proses belajar dan perjalanan yang telah dilalui bersama.
Sebagai kado perpisahan, Basilius (XII-1) dan Aliya (XII-2) mempersembahkan lagu "Hymne Guru" dan "Masa SMA". Tak mau kalah, jajaran guru pun ikut memberikan persembahan spesial. Ibu Ning, Ibu Lucia, Ibu Sum, dan Ibu Yunik tampil menyanyikan lagu "Sampai Jumpa".
Perayaan Wasana Warsa ini ditutup secara epik dengan penampilan seluruh Bapak dan Ibu guru SMA Negeri 16 Semarang yang membawakan lagu "Kemesraan". Suasana hangat begitu terasa saat seluruh keluarga besar sekolah berfoto bersama, mengabadikan momen terakhir sebelum para siswa melangkah menuju babak baru kehidupan mereka.

Selamat berjuang anak-anakku. Semoga sukses mengejar impian di untuk masa depan.
Penulis: Ire Wardani