Semarang, 30 Januari 2026 - Mengawali penghujung bulan Januari dengan semangat gotong royong, SMA Negeri 16 Semarang kembali melaksanakan kegiatan Jumat Bersih. Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komitmen seluruh warga sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan ekosistem belajar yang sehat.
Sejak pagi hari, atmosfer sekolah tampak berbeda. Peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan bahu-membahu menyisir setiap sudut area sekolah-mulai dari ruang kelas, taman, hingga fasilitas umum lainnya.
Kegiatan ini menitikberatkan pada beberapa poin utama:
- Pembentukan Karakter: Menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama antar siswa.
- Kesehatan Lingkungan: Memastikan sekolah bebas dari debu dan sarang penyakit demi kenyamanan bersama.
- Penyadaran Kolektif: Membangun pola pikir bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab setiap individu, bukan hanya petugas kebersihan.
Pihak sekolah meyakini bahwa lingkungan yang bersih dan tertata secara visual akan berdampak langsung pada kualitas akademik. Lingkungan yang asri menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, sehingga peserta didik dapat menyerap materi pelajaran dengan lebih fokus dan nyaman.
"Kebersihan adalah investasi untuk kesehatan dan fokus belajar. Dengan sekolah yang hijau dan bersih, kita sedang membangun masa depan yang berkelanjutan."
Melalui pembiasaan Jumat Bersih yang konsisten, SMAN 16 Semarang terus berupaya membangun budaya hidup bersih dan sehat (PHBS). Langkah ini juga merupakan bagian dari visi besar sekolah untuk menjadi institusi yang hijau, asri, dan peduli pada keberlanjutan lingkungan di masa depan