Semarang, 20 Mei 2026 – SMAN 16 Semarang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu pagi pukul 07.00 WIB. Upacara yang berlangsung khidmat di lapangan utama sekolah ini diikuti oleh seluruh warga SMAN 16 Semarang, mulai dari Bapak/Ibu Guru, staf Tata Usaha (TU), hingga seluruh siswa-siswi kelas X dan kelas XI.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Sugiarto. Momen upacara kali ini terasa berbeda dan penuh haru, karena selain memperingati hari bersejarah nasional, upacara ini juga menjadi momentum bagi Pak Sugiarto untuk berpamitan kepada seluruh siswa-siswi menjelang masa purna tugas (pensiun) beliau per 1 Juni 2026.
Tiga Pesan Menyentuh dari Pak Sugiarto
Dalam sesi pamitannya di hadapan para peserta upacara, Pak Sugiarto menyampaikan tiga poin penting yang menyentuh hati seluruh warga sekolah:
-
Ungkapan Terima Kasih: Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kebersamaan, kerja sama, dan semangat yang ditunjukkan siswa-siswi selama dua tahun terakhir dalam proses belajar mengajar.
-
Permohonan Maaf: Dengan penuh kerendahan hati, beliau memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama berinteraksi dan mengajar terdapat kesalahan, baik yang sengaja maupun tidak sengaja, melalui lisan, tulisan, maupun perbuatan.
-
Pesan Motivasi untuk Masa Depan: Beliau berpesan agar seluruh siswa tetap menjaga semangat belajar, terus mengembangkan potensi, bakat, dan minat yang ada di dalam diri masing-masing demi menggapai cita-cita. Beliau juga menyelipkan doa agar SMAN 16 Semarang semakin jaya, maju, dan terus berkembang ke arah yang positif.
Selain menyampaikan pesan pribadi, Pak Sugiarto selaku pembina upacara juga membacakan amanat resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Bapak Meutya Viada Hafid, B. Eng., M. I. P. dalam rangka peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional yang tahun ini mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".
Dalam amanat tersebut ditekankan pentingnya menjaga, mendidik, dan mengarahkan generasi muda (tunas bangsa) di era digital ini agar memiliki karakter yang kuat, demi menjaga kedaulatan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa depan.
Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan jabat tangan dari para guru, staf, serta perwakilan siswa kepada Pak Sugiarto sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian luar biasa yang telah beliau berikan untuk SMAN 16 Semarang.
Selamat memasuki masa purna tugas, Pak Sugiarto. Terima kasih atas segala ilmu dan baktinya. SMAN 16 Semarang Jaya!
(Penulis/Editor: Ire Wardani & Nisa Amaliyah)